Wah...kalo ngobrolin Cakka kayaknya nggak abis - abis. Soalnya, lebih dari 80% pecinta IC (baca: Sobat Cilik) yang cewe - cewe adalah C-Luvers, panggilan untuk Fans Cakka. Jadi, wajar kalau kemudian Cakka sangat bisa bertahan hingga 6 besar kemarin di pentas IC-2.Jujur, awalnya aku nggak respek sama sekali sama Cakka. Modal Tampang Doank. Heheheh, sorry C-Luvers. Tapi emang begitu kenyataannya. Cakka sudah menyita perhatian sejak menuju pentas. Bagaimana kemudian Cakka diminta menyanyikan jingle Pepsodent oleh Om Duta. Dan nggak perlu dinafikan kalo secara Fisik, Cakka itu di atas semua kontestan IC 2 lainnya.
14 besar, Cakka tampil nggak begitu baik. Ibaratnya, sok jadi Rocker padahal suara nggak mendukung. Dari sisi musikalitas, Cakka pun masih di bawah kontestan lainnya termasuk di bawah Oure menurutku. Eits, jangan takut. Ini penilaian saat 14 besar waktu itu. Cakka tak ubahnya peserta yang hanya memanfaatkan tampangnya yang cool dan keren.
Tapi, semua pandangan tersebut perlahan sirna karena tiap pekannya Cakka menunjukkan perkembangan yang memuaskan. Dari yang tadinya nggak paham sama sekali not - not , Cakka tampil semakin baik tiap pekannya. Walaupun memang beberapa kali mendapat rapor Merah, Cakka diminta nyanyi kembali namun tak dimanfaatkan dengan baik. Beberapa kesempatan hanya loss begitu saja. Nafas terengah - engah, beberapa nada tinggi nggak sampe, bahkan sampai lupa lirik.
Setelah 9 besar, perkembangan Cakka makin terlihat. Dan menurutku yang paling bagus perkembangannya itu memang Cakka. Menyanyikan lagu upbeat maupun slow rock, Cakka nyanyikan dengan baik walaupun memang secara kualitas di bawah Obiet. Hehehehe... Dan sayang sekali langkah Cakka terhenti di 6 besar.
Ketika Video Klip Kepompong diputar untuk pertama kalinya, terlihat jelas kalau Cakka sangat ditonjolkan. Apalagi setelah diputar full saat Rapor Grand Final kemarin. Bintang Utama video klip tersebut memang Cakka.
Sempat salah seorang Sobat Cilik berkomentar di salah satu blog, "Koq video klip Kepompong itu Cakka banget sih?". Yaeyalah...wajar. Dan Cakka sangat pas disitu. Secara, tampangnya Cakka itu memang layak menjadi Bintang Iklan. Tau sendiri kadang di sinetron - sonetron atau penyanyi dewasa (Band) pendatang baru bahkan hanya memanfaatkan tampang untuk masuk ke dunia hiburan. Cakka lebih dari itu, karena modal suara pun Cakka sudah lumayan baik dengan menjadi 6 besar IC-2.
So, tetap sukses untuk Cakka. Semoga apa yang menjadi mimpinya bisa segera terwujud. Yang penting seperti pesan C-Luvers kebanyakan, Cakka tetep santun dan nggak sombong. Satu lagi, yang paling bijaksana di IC-2 setelah Olin ya Cakka. Cuman Cakka. Cakka Kawekas Nuraga.
*hehehehe
"Bang tumben ngebahas Cakka," tanya temen - temenku.


5:01 PM
Said Rahman


